Selamat datang

Minggu, 17 Agustus 2014

 17.57      No comments
Anak-anak Kalimantan menggambar masa depan mereka. Foto : Anne-Sophie Pellier
Satu generasi yang lalu, Kalimantan merupakan salah satu tempat yang paling liar di planet ini, dan menjadi tempat yang paling aman bagi spesies seperti orangutan, gajah kerdil, badak Sumatera, dan macan tutul di antara puluhan ribu hewan lainnya. Tapi sepuluh tahun terakhir, pembalakan dan perkebunan kelapa sawit telah mengubah lanskap Kalimantan selamanya. Bahkan penelitian terbaru menyatakan pulau itu telah kehilangan 73 persen dari hutan tropisnya dan 30 persen tutupan hutan sejak 1973.
Mengenai  masifnya kerusakan lingkungan ini, sebuah studi  dari PLOS ONE menemukan bahwa anak-anak Kalimantan memiliki pandangan pesimis tentang masa depan mereka, memprediksi peningkatan suhu, punahnya satwa liar, dan perusakan hutan yang terus terjadi di pulau itu.
Untuk mengetahui bagaimana anak-anak di Kalimantan membayangkan masa depan lingkungan mereka, peneliti meminta hampir 250 anak-anak dari 22 desa di Kalimantan untuk membuat dua gambar, yaitu satu gambar tentang lingkungan mereka saat ini dan gambar lainnya tentang imajinasi  tentang lingkungan mereka pada 15 tahun mendatang, saat mereka tumbuh dewasa.
“Di semua desa, anak-anak memprediksi kondisi lingkungan bakal memburuk selama 15 tahun ke depan,” kata peneliti utama riset tersebut, Anne-Sophie Pellier  dari Center for International Forestry Reseach (CIFOR), menceritakan kepada mongabay.com. Bahkan, riset tersebut menemukan bahwa anak-anak memprediksi rusaknya kualitas sungai, meningkatnya pembukaan hutan, dan perluasan perkebunan kelapa sawit  diantara kerusakan ekologis lainnya.
Setelah menggambar dalam kelompok, anak-anak, yang usianya berkisar 10 – 15 tahun, diminta untuk menjelaskan gambar mereka.  Secara umum mereka menjelaskan bahwa suhu udara akan menjadi lebih hangat, tidak akan ada pohon untuk menghentikan erosi tanah dan banjir. Satwa-satwa liar juga akan punah karena  terlalu sering diburu oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan mereka akan kehilangan rumahnya.
Gambar 1a kondisi alam Kalimantan saat ini. Foto : Anne-Sophie Pellier
Gambar 1a kondisi alam Kalimantan saat ini. Foto : Anne-Sophie Pellier
Gambar 3b kondisi alam Kalimantan 15 tahun mendatang. Foto : Anne-Sophie Pellier
Gambar 3b kondisi alam Kalimantan 15 tahun mendatang. Foto : Anne-Sophie Pellier
Selama kegiatan berlangsung, para peneliti sangat berhati-hati untuk memastikan pendapat anak-anak tidak dipengaruhi oleh orang lain.
“Kami meminta agar para guru tidak berinteraksi dengan anak-anak, mendiskusikan gambar atau memberikan penjelasan tambahan,” kata para peneliti. “Juga, tidak ada buku atau gambar dari guru saat aktivitas menggambar tersebut, untuk memastikan bahwa kami menangkap persepsi anak-anak tanpa bias.”
Para ilmuwan umumnya terkejut melihat betapa pengetahuan anak-anak itu tentang kecenderungan kerusakan lingkungan dan degradasi yang terjadi saat ini di Kalimantan. Anak-anak tidak hanya menggambarkan kondisi lingkungan yang makin memburuk, bahkan mereka juga mampu mengaitkan kerusakan ini karena aktivitas manusia dan mengetahui pentingnya jasa ekosistem.
Penelitian tersebut secara mengejutkan menemukan bahwa anak-anak telah terpengaruh oleh  “sindrom pergeseran pandangan hidup” (shifting baselines syndrome).   Pergeseran pandangan hidup yang pertama kali dijelaskan pada tahun 1995, adalah teori yang semakin diterima bahwa manusia terus-menerus memperbarui pandangan mereka tentang lingkungan atas hidup mereka dan berubah setiap generasi. Dengan kata lain, dari waktu ke waktu, masyarakat kehilangan “memori” tentang bagaimana gambaran kondisi lingkungan yang asri pada periode sebelumnya.
Gambar 1a kondisi alam Kalimantan saat ini. Foto : Anne-Sophie Pellier
Gambar 2a kondisi alam Kalimantan saat ini. Foto : Anne-Sophie Pellier
Gambar 2b kondisi alam Kalimantan 15 tahun mendatang. Foto : Anne-Sophie Pellier
Gambar 2b kondisi alam Kalimantan 15 tahun mendatang. Foto : Anne-Sophie PellierMisalnya, satu generasi melihat lingkungan hidup mereka yang masih sangat dipengaruhi oleh hutan dengan beberapa spesies asli yang masih melimpah. Namun anak-anak dalam penelitian tersebut tidak memunculkan gambaran tentang kondisi lingkungan pada generasi sebelumnya itu.
“Kami telah memperkirakan efek yang kuat dari pergeseran pandangan hidup di mana anak-anak berpikir bahwa kondisi lingkungan mereka saat ini sebagai kondisi ‘normal’. Hal ini tidak muncul sebagai suatu masalah,” kata peneliti pendamping Erik Meijaard, yang merupakan pendiri Borneo Initiative Future.
“Anak-anak di Kalimantan tampaknya memiliki pemahaman yang jelas tentang masa lalu, saat ini dan apa yang akan terjadi di masa depan dari lingkungan mereka. Hal ini cocok dengan penilaian independen kami tentang perubahan lingkungan,” kata Erik.
Pengetahuan yang mengesankan dari anak-anak tentang lingkungan mereka mungkin berasal dari berbagai sumber, dan menurut Anne, ini memerlukan penelitian lebih lanjut.
“Media dan literatur, khususnya melalui gambar, dapat menyampaikan pesan yang kuat kepada anak-anak muda untuk memahami kencenderungan sosial, ekonomi dan lingkungan,” katanya.
Anne-Sophie menambahkan bahwa anak-anak yang tinggal di daerah terpencil mungkin memiliki akses ke media lebih terbatas daripada anak yang hidup di kawasan yang telah rusak.  Akan tetapi tingkat pemanfaatan dari hutan pada komunitas mereka, tergantung dari tingkat ketergantungan mereka terhadap sumber alam tersebut.  Anak-anak juga dapat belajar ketika mereka menghadiri pertemuan desa yang membahas pengaturan penggunaan lahan,” katanya.
Sementara gambar dari semua anak tersebut menunjukkan memburuknya kondisi lingkungan dari saat ini sampai 15 tahun ke depan atau sekitar tahun 2030. Beberapa anak membayangkan kerusakan alam yang lebih besar daripada yang lain. Anak-anak yang tinggal di hutan yang masih utuh membayangkan kerusakan alam yang lebih sedikit, sementara mereka yang tinggal di desa-desa di kawasan yang telah rusak, melihat kondisi alam yang jauh lebih buruk.
Gambar 3a kondisi alam Kalimantan saat ini. Foto : Anne-Sophie Pellier
Gambar 3a kondisi alam Kalimantan saat ini. Foto : Anne-Sophie Pellier
Gambar 3b kondisi alam Kalimantan 15 tahun mendatang. Foto : Anne-Sophie Pellier
Gambar 3b kondisi alam Kalimantan 15 tahun mendatang. Foto : Anne-Sophie Pellier
“Dalam kawasan hutan yang paling lebat, anak-anak memprediksi kondisi kerusakan alam yang lebih rendah  dan berharap masih merasakan hutan, air bersih dan satwa liar. Anak-anak yang tumbuh di kawasan yang terdegradasi, membayangkan alam yang bakal kosong dari satwa liar, hutan dan manfaat alam lainnya.”
Meskipun anak-anak dalam penelitian tersebut tidak mampu memilih lagi, para ilmuwan berharap politisi dan pembuat kebijakan tidak mengabaikan temuan ini.
“Kami ingin menggunakan fakta bahwa anak-anak di Kalimantan sangat prihatin tentang keadaan lingkungan mereka, yang diharapkan mampu mempengaruhi pemikiran politik. Pemerintah tidak bisa terus menerus membuat keputusan top-down tentang penggunaan lahan untuk aspek ekonomi, dengan mengabaikan dampak sosial dan lingkungan,” kata Erik.
“Ada daya tarik emosional yang signifikan untuk memahami apa yang dipikirkan anak-anak, dan cara pandang emosional ini sangat sulit untuk diabaikan,” katanya.
Anne-Sophie mencatat bahwa penelitian ini memiliki implikasi etis bagi para pemimpin.”Anak-anak bakal menanggung masalah besar dalam hidup mereka di masa mendatang untuk menangani masalah lingkungan demi keberlanjutan sumber daya alam. Oleh karena itu, kita harus mendengarkan mereka,” tegasnya.
Baik Erik maupun Anne mengatakan bahwa terpilihnya Joko Widodo sebagai Presiden Indonesia yang baru, bisa mengubah kondisi hutan Kalimantan serta hutan lainnya di seluruh Indonesia.
“Dengan pilihan untuk berpikir liberal, berorientasi pada orang, dan presiden yang demokratis, mayoritas orang Indonesia yang menentukan pilihan untuk masa depan mereka,” kata Erik.
Indonesia saat ini memiliki laju deforestasi tertinggi di dunia, bahkan mengalahkan Brasil yang dalam dekade terakhir laju deforestasinya telah mengecil. Para peneliti menyatakan bahwa langkah berikutnya bagi Indonesia adalah untuk membuktikan kepada anak-anak bahwa masa depan tidak lebih buruk dari gambaran mereka.
Para peneliti mengatakan bahwa hal ini penting untuk mengembangkan pendekatan untuk menunjukkan kepada anak-anak ini bahwa apa yang terjadi masa lalu tidak selalu menentukan apa yang terjadi masa depan. Dan bahwa perubahan positif mungkin terjadi jika pembangunan secara aktif mempertimbangkan keanekaragaman hayati dan ketergantungan masyarakat pada manfaat alam.
Erik menambahkan bahwa riset ini menunjukkan bahwa anak-anak memang benar-benar peduli tentang kondisi lingkungan mereka dan keinginan untuk mengubah dimulai dengan memahami apa yang sedang terjadi.

Sumber: yahoo
Regards : Admin  Bambang

0 komentar:

Posting Komentar

Notice

DI Larang Keras Comment dengan Kata-Kata Kasar atau berbau Porno,Maka Kami akan menindak dengan Keras!

pasang iklan mu di sini

go to www.loogix.com

Translate

Like FanPage Kami

Popular Posts

Date And Time

Arsip dan Kumpulan Berita


101.Coming Soon!

100. 40 Tahun Bajaj Jakarta

99.Modus Penipuan Baru Transfer Via ATM/Internet Banking Tanpa Kita Sadari

98.7 Tipe Karyawan yang Dibenci Atasan.

97.Membuat Handphone Proyektor Biayanya bahkan hampir"GRATIS"

96.Software yang Wajib Kamu Pelajari Sebelum Masuk Dunia Kerja.

95. Genre Anime Berserta Penjelasanya

94. Lima Alasan Blackbox AirAsia QZ8501 Harus Ditemukan

93.Ini Karakter Yang Akan Muncul Di Stand By Me Doraemon

92.[Keren] Burung-Burung Ini Terbuat Dari Lego.

91.Tukang Kayu Peniru Buggati Asal Jawa Ini Ramai Di Beritakan.

90.[ IMUT + LUCU ] 25 Anime Tahun 90-an Terfavorit di hari minggu.


89.[UNIK] Yang Harus Diperhatikan Saa Naik Kereta Api di Jepang.

88. Pengendara Motor Yang Tak Menggunakan Helm SNI

87. Cara Sehat Menggemukan Badan

86.Penampakan Hewan Hewan Kecil Setelah Di Perbesar yang ada di sekitar Manusia

85.Cek Tagihan PLN ONLINE

84. 9 Komik Terbaik Indonesia

83.Foto Foto Yang Menggambarkan kalau Dunia Ini Penuh Sesak.

82.Proses Pembuatan Replika Makanan

81. Suka Dukanya Menjadi Seorang Penulis / Writer

80.7 Ilmuan Indonesia " Lebih Terkenal di luar negeri"

79.Transformer Indonesia

78.10 Janji Pada Diri Sendiri Yang Sepatutnya Kamu Tepati.

77.Google Juga Perkenalkan Nexus Player

76.Pernikahan : ini 6 Alasan Wanita Semakin Enggan Untuk Menikah

75.Pebesar Bisnis Dengan Kolaborasi.

74.Nikmati Tidur di Bantal Unik, Bisa Buat Kepalamu "Bergetar" #Lho

73. Surat Terbuka untuk Wanita yang kupanggil"IBU"

72.Masa Sekolah Dasar Tahun 90an.

71.Tempat Paling Enak Buat Naik Sepeda di Jakarta

70. 7 Alasan Seseorang Menjadi Penggemar Anime Cartoon.

69. Pepaya Dapat Membuat anda Lebih Cantik, ini Langkahnya !

68.Panduan Sederhana Tentang bagaimana Cara Merawat Batu Cincin/Permata.

67.Aribixs Ciptakan Android Sakti yang bisa Melengkung.

68.Pelemahan Rupiah Terburuk di Asia.


67.Ketentuanya jual-Beli Tanah.

66.Mencoba Bis Tingkat Wisata City Tour Jakarta ?

65. Tiket Elektronik ala TransJakarta Busway

64.Bisakah 5 Cara ini diterapkan di indonesia?

63.Suka Duka Menjadi Guru

62.Mencoba Commuter Line Transportasi Umum Indonesia ( Kereta Listrik ).

61. Cara Paling Oke Biar Motor Engga Kemalingan

60. 5 Manfaat Melepas Bra Saat Tidur

59.Project Ara HandPhone PhoneBlok From Motorolla Di awal Tahun 2015

58.Rupiah Bergerak pada Level Rp.11.693 Per Dollar AS

57. Masa Depan Menurut Anak-anak : Rusaknya Alam Kalimantan.

56.Stasiun Pengisian Gas Kini ada di waduk Pluit.

55.Penyebab Dan Cara mengatasi Rambut Rontok ?

54.Tips Memilih buah Segar Dan enak untuk di konsumsi ( 6Buah yang sehat da enak DiKonsumsi )

53.Ahok : Tahun Depan ,BBM Subsidi 'Hilang di jakarta'

52.Ketua MK ancam usir keluar saksi Prabowo-Hatta.

51.Kepala Bappenas sebut kualitas pendidikan anjlok.

50.Wagub : Siswa Tidak Wajib Pakai Pakaian Betawi

49.Pemakai Jilboobs seksi karena masih ingin di kagumi pria?

48.Uang NKRI Diluncurkan 17 Agustus 2014.

47.Mr.Prabowo Bilang Kampretkah ? saat Debat Capres 2014

46. 5 Kemiripan Koruptor Dengan Tikus

45.Jadwal SIM & STNK Keliling Sabtu, 17 Mei 2014

44.Prose Pembuatan Baru,Bagi STNK yang hilang.

43.Tips agar anda bertahan hidup di kota jakarta

42.5 Langkah Awal untuk Sukses dalam KKP

41.[Share] Unsealed Charm / Generator [RF-ONLINE]

40.Prediksi Soal dan Pembahasan SMA/SMK/MA B.Indonesia & Matematika UN 2014

39.Pelajar Jaman Sekarang April 2014

38.Pemprov DKI Kaji Ubah Jam Masuk Sekolah kurangi Kemacetan

37.Payudara yang sering di remas lebih sehat dari pada yg di angurin

36.Jawaban Lembaran Tugas LTM Metode Penelitian 3 sks

35.Mahasiswi Kedokteran Lelang Keperawanan di Internet

34.WASPADALAH !!! PENGAKUAN MENGEJUTKAN ALASAN KENAPA BANYAK PENGENDARA MOTOR TEWAS TERLINDAS MOBIL TRUCK MAUPUN BIS !!

33.Beberapa Hak Penumpang Jika Pesawat Delay

32."Cinta Berujung Maut" Ade Sara Meninggal dibunuh Pasangan

31.Solusi Gagal Login ( Delphine eror ) Di COBA Dulu Gan !

30.Berapakah Gaji DPR per-bulan nya ?

29.Akibat Pergaulan Bebas Anak SMA Nekat ABORSI

28.Kekejaman terhadap polisi [VIDEO]

27.Syarat Ketentuan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian(SKCK)

26.Permainan Jaman Dulu Tahun 90-2000 an

25.Tutorial cara memasang like button facebook di blog

24.Jangan sekali-kali klik gambar ini di Facebook!

26.
Farhat tak punya pilihan capres, ingin dia jadi presiden

25.
Mau Tahu Berapa Tarif Resmi Bikin SIM? Ini Harganya

24.
Cara membuat partisi hardisk di windows 7

23.Identitas Anak Warnet

22.Sale DVD Video's JKT48 Version Anime

21.Biodata Pemesanan

20.Kumpulan Lagu Barat Galau Sedih Dan Enak Di Dengar

19.10 hal yang seorang gadis lakukan di kereta yang membuat kalian jatuh cinta

18.Panduan Agar Makanan Tidak Terkontaminasi Tikus dan Kecoa

17.BlackBerry kini nomor tiga di Indonesia, dikalahkan bintang baru Smartfren Andromax

16Video HABIB Tampar Ustadz & Sebut BAPAK IBU nya ANJING !!

15.Aiyaaa! - JK feat. Jokowi, Abraham Samad, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo...

14.Tangga Semester Versi Perkuliahan

13.Wifi ID Hack

12.Umur Windows XP hanya tinggal 95 hari lagi

11.Fenomena `Cabe-cabean`, Ini 10 Kategori Gadis Cabe-cabean

10.Kontak Jodoh kamu di sini

9.Kalender UNIK pada Tahun 2014

8.Mereka Sedang Merekam apa?

7.Merasa kesepian? Mampir aja ke Taman Jomblo di Bandung

5.Diam-diam Pertamina naikkan harga gas elpiji 12 kg

4.10 Lagu Anak-anak Terpopuler Jaman Ane SD (Thn 90-an)

3.JAKARTA 600 Kg ranjau paku terjaring di kawasan Roxy

2.Pengertian Blogroll Dan Cara Memasang Blogroll Pada Blog

1.Dapatkah seorang wanita menceraikan suaminya karena suaminya adalah Wota?

Maintenance

Comming Soon....















Get this widget!




Beberapa Artikel